sweet escape

Saya bener-bener ga ngerti gimana cara cokelat karamel berbentuk batang (10 x 2 x 1.5) cm kubik bisa seenak ini.

Sedikit keceplosan barusan,

“Gw itu kalo lagi suntuk, pusing, ndabisa mikir, larinya cuma ke tiga. Susu beruang kaleng kecil yang white malt itu, yang cokelat emas, bukan yang putih, yang putih kurang enak. French yoghurt cup kecil, ada di Bandung. Sama ini!” Sambil ngacungin si batangan cokelat mungil yang disini harganya 1000an, beda 100 sama kalo beli di kampus.

“Kalo lagi suntuk, or TA ga jalan gabisa mikir, larinya kesini, orang boleh ke rokok biar dapet ide, gw ke cokelat, hahaha”

Purnama di Kudus dengan satu tangan memegang stang dan tangan lain sekaleng susu. Siang terik di Bandung yang diinterupsi dengan segelas french yoghurt di atas sebuah kursi plastik. Muara Badak, di atas kasur, dengan Madre dan sebatang cokelat. Persetan dengan kompetensi dan materi dasar, ntar juga ngerti, mungkin.


dan sebelum tas saya menemani saya terbang, satu kresek penuh dijejalkan ibuku ke dalamnya. Thanks Mom. :)

Bubi Chen All Stars – Autumn Leaves

~ by Frillazeus on January 19, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.