Kudus, 20 Juni 2009

Some kind of reports :D

di sini saya tinggal di rumah teman saya, Reza. Ngapain di Kudus? Kerja praktek di PT. Polytron. Kerja Praktek di sini bersama dengan Fatan dan Reza. Hari pertama datang ke kantor (bukan masuk karena memang belum mule masuk kerja) ditanya ini-itu yang membuat saya… :sigh: dan merasa b*** b*****. Tapi kata Abang Pembimbing saya, “Ga boleh gitu Yus, semua itu ada waktunya, sekarang kamu bersyukur aja.”

soooo wise

dan di sinilah saya sekarang, di warnet, bikin postingan ini dengan ditemani Friday I’m in love – The Cure. Friday? It’s Saturday and I’m in luv :mrgreen:

huahm, there’s always reason for every circumstances and all you need to do is pray :smile:

~ by tutu1ng on June 20, 2009.

3 Responses to “Kudus, 20 Juni 2009”

  1. sudah sering sekali aQ mendengar “Ga boleh gitu, semua itu ada waktunya, sekarang kamu bersyukur aja.”

    Tapi memang melaksanakannya yang susah :D (tapi bukan dalam 2 tahun ini ya, melainkan yang dulu-dulu).

    Hanya saja aQ setuju, apabila kita mesti fokus untuk bersyukur kepada apa yang ada sekarang.

    Mendengar sedikit cuplikan ceritamu, aQ juga punya kata-kata bijaksana (yah kalo ternyata tidak bijaksana, anggap saja bijaksana yah hahaha (maksa nih :D ))

    “Hal yang negatif itu {pasti} selalu ada di mana saja selama kita berada di dunia ini. Jadi, kenapa kita ngga fokus kepada hal-hal yang positif saja dengan cara mensyukurinya?”

    Mungkin mirip dengan yang ini: “Romantisme dalam pernikahan {pasti} akan berkurang dan menghilang. Oleh karena itu, kenapa kita ngga fokus kepada bagaimana melakukan cara-cara yang kreatif dan dinamis untuk mempertahankannya?” :D :D :D :D :D :D

    Fokus kita {pasti} menentukan pikiran, perkataan, perbuatan, dan visi misi ke depan.

    Tapi sekali lagi, kata-kata gampang. Pelaksanaannya yang {pasti} susah.

    Ya sudah, komentarku {pasti} kepanjangan. aQ itu {pasti} lebih banyak sok tahu nya sih hahaha.

  2. emang abang dah semester rapa?

  3. [...] & ortu & keluarga) bertahan dalam kondisi buruk. Oh,  juga pengalaman teman-teman saya di sini, di sini, dan di sini [...]

Leave a Reply