I’m coming back…
Dulu, dulu sekali (soksokan kek udah lama nulis
), saya mengisi blog ini hampir tiap hari. Tapi, belakangan sibuk dan males nulis, jadinya ya jarang-jarang gini. Mudah-mudahan ga keterusan malesnya
Beberapa jam lagi saya akan berbicara di depan + 40 anak SMA, mengenai “Penyembah yang Sejati”. Yup, sebuah persekutuan SMA di SMA N 3 Bandung. Kali ini, TUHAN dengan begitu baiknya menunjukkan pada saya bahwa saya sebaiknya membawakan Firman dengan mengacu pada buku The Purpose Driven Life. Sebuah buku yang sangat bagus. Sayang, saya belum menyelesaikan seluruh hari yang terdapat dalam buku tersebut, semoga bisa secepatnya
. Dulu, sewaktu melayani PD SNMPTN kelas 3, saya menggunakan buku ini sebagai referensi (atas saran pembimbing LISTEN waktu itu). Oleh karena itu, saya sedikit tahu tentang buku ini meskipun belum sempat menyelesaikannya. Saat ini pun, saya sedang mencari bahan untuk nanti diceritakan kepada adik-adik kelas saya.
Penyembahan,
Saya akhirnya terbawa ke lagu ini, “Heart Of Worship”. Sebuah lagu yang indah karangan Matt Redman. Lagu ini ditulis ketika ia (Matt) akhirnya mengerti hakekat penyembahan. Saat itu di tahun 90-an, pastor di gereja Matt, Pastor Mike Pilavachi menyuruh anggota gerejanya untuk menyingkirkan seluruh alat musik dan sound sistem di gerejanya dan mencoba menyembah TUHAN tanpa “hal-hal itu” untuk satu musim ke depan. Dia berkata, “There was a dynamic missing” . Awalnya, tentu saja semua orang terkejut dan ‘kikuk’. Tapi seiring berjalannya waktu, Roh Kudus membuat semuanya berubah. Mereka menyembah TUHAN dengan cara yang baru dan mereka membawa hati mereka untuk menyembah. Bukan bagaimana musiknya, tapi ’sesungguh’ apa hatinya.
When the music fades
All is stripped away
And I simply come
Longing just to bring
Something that’s of worth
That will bless Your heart
I’ll bring You more than a song
For a song in itself
Is not what You have required
You search much deeper within
Through the way things appear
You’re looking into my heartI’m coming back to the heart of worship
And it’s all about You,
It’s all about You, Jesus
I’m sorry, Lord, for the thing I’ve made it
When it’s all about You,
It’s all about You, JesusKing of endless worth
No one could express
How much You deserve
Though I’m weak and poor
All I have is Yours
Every single breath
I’ll bring You more than a song
For a song in itself
Is not what You have required
You search much deeper within
Through the way things appear
You’re looking into my heartI’m coming back to the heart of worship
And it’s all about You,
It’s all about You, Jesus
I’m sorry, Lord, for the thing I’ve made it
And it’s all about You,
It’s all about You, JesusI’m coming back to the heart of worship,
And it’s all about You,
It’s all about You, Jesus
I’m sorry, Lord, for the thing I’ve made it
And it’s all about You,
It’s all about You, Jesus
~o0:: Yang terpenting adalah masalah hati ::0o~
lirik di copas tanpa ijin dari sini






keknya lirik lagu diatas pernah dinyanyikan ama Sidney Mohede kan??
Manik said this on August 26, 2008 at pm 8:41 |
@Manik,
Hmmmm… saya ga tau mas, hehe. Mungkin aja, saya ga apal soalnya. Lam kenal
tutu1ng said this on August 30, 2008 at pm 12:08 |
aku juga suka bgt lagu itu, tp aku gk suka buku The Purpose Driven Life – ngeri
Lentin said this on November 11, 2009 at pm 6:14 |
hah? kenapa ngeri valen?
–a
tutu1ng said this on November 11, 2009 at pm 6:22 |