after that “thing”

Huaaaa… akhirnya bisa menulis lagi. :smile:

Saya baru aja selese ujian. Hah ujian? Liburan gini? Iya… :sad:

Gara-gara males ga ketulungan akhirnya salahsatu nilai matakuliah saya ancur lebur. Ugh… Efeknya, liburan kali ini mesti ngambil SP (Semester Pendek). Saya ambil dua matakuliah, total 6 SKS, kuliahnya… 14 jam seminggu (huekkk…). Salah satu mata kuliah yang saya ambil mengadakan ujian tiap minggu di hari Kamis. Jadi, inilah saya, habis ujian.

Sebenernya ga ada yang spesial si, lagi ingin nulis aja heu. Ujian tadi? Yah lumayan lah. Ga bisa seratus sih pasti, udah ada nomer yang nge-blank pisan.

Ngomong-ngomong nomer yang nge-blank pisan itu. Saya mengalami kejadian yang “biasa” terjadi setelah ujian (Khususnya di kalangan teman-teman satu jurusan). Setelah dengan susah payah memaksa diri untuk meneliti dan mendiskusikan nomer tersebut, lagsung saja keluar kata-kata makian (Arrgghhh, Urrrggghhh, Hhhhhhh, dan sejenisnya). Penyebabnya simpel sekali. Nomer itu gampang kalo tau sedikit cara ngerjainnya. Kalo tau bahwa cross product itu cara ngitungnya gitu… – which is a very basic and simple one (Hayo, ngomongin cross product nih :mrgreen: ) pasti bisa ketemu. Ternyata hal yang sama terjadi pada teman satu jurusan saya. Dia malah lebih parah, ga teliti wkwkwk. Kalo diitung-itung udah banyak banget kejadian ga teliti yang merugikan kami di Elektro (termasuk saya). Buat kami, “ga teliti” adalah tersangka utama yang merugikan menghancurkan jauh lebih banyak daripada “ga ngerti”. Uhhhh. Jadi, yang menimpa teman saya dan saya kurang lebih sama lah :razz: .

Lalu, ada lagi satu fakta yang menarik. Setelah ujian, semua orang dari jurusan lain langsung keluar. Hanya kami yang tertinggal. Beberapa hari sebelumnya ada kejadian yang cukup unik. Setelah memastikan tidak ada dosen, semua anak Elektro langsung keluar (pelopor duluan) sementara anak-anak lainnya masih di dalam. Heu… jurusan yang aneh…

Saya punya teori mengenai hal ini,

Kalo melakukan hal-hal dan memikirkan hal-hal dengan cara berpikir yang biasa dilakukan anak Elektro, pasti anak Elektro, kalau tidak melakukan itu, pasti bukan.

Berhubungan dengan kans memilih/tidak memilih serta lulus/tidaknya seseorang pada suatu jurusan dalam SNMPTN. Jadi, kalo karakter kamu memang jurusan itu, ya kamu akan pilih jurusan itu dan akan kuliah di sana. Kalo ga kuliah di sana, ya berarti kamu memang bukan tipe anak-anak jurusan sana

(gimana tuh?) :razz:

~ by tutu1ng on July 17, 2008.

Leave a Reply