Real World

What is a real world?

What does it take?

What does it want?

what is its passion?

what is its desire?

Real world adalah bagaimana menghasilkan “profit sebanyak-banyaknya”

Real world adalah bagaimana supaya “tidak defisit”

Real world adalah “memanfaatkan sumber-sumber yang ada”

Real world adalah “memanipulasi sumber yang belum ada”

Real world adalah “bagaimana menjual”

Real world adalah “bagaimana mengisi perut”

Real world adalah “silakan terlambat, perjanjian batal”

Real world adalah “be profesional”

Real world adalah “siapa cepat dia dapat”

Real world adalah “second chance? Sorry, not always there.”

Real world adalah “even kill yourself!”

Ah picik sekali…

Real world adalah “empati”

~ by tutu1ng on June 21, 2008.

3 Responses to “Real World”

  1. waw,, aku setudju,,
    hidup emang picik2an kali.

    empati juga…hehe

  2. Halo2, inget saya? Numpang comment ah..

    Jadi inget lagu “Dunia ini..panggung sandiwara” ;-)
    Tapi gw percaya, masi ada kok yang namanya ketulusan,,
    ahaha, ini salah satu kepicikan y? -,-”

  3. @myakach,
    iya nih, untung ada empatinya juga hehe…

    @ghe2,
    ya inget lah… hihi…

Leave a Reply