rumah

•January 20, 2012 • Leave a Comment

Buku bahasa Indonesia menyebutnya sebagai tempat bernaung dan berlindung dari panas dan hujan.

Yang lain menyebutnya tempat untuk pulang. Pulang? Pulang darimana? Kantor?

Saya pernah bertukar pandang dengan seorang sahabat tentang ini. Saat itu kami membahas, “kenapa komunitas kita ini selalu diingat dan orang-orang ingin kembali kesini?”

Sejauh yang masih bisa saya ingat, kami berdua setuju bahwa komunitas kami mengampuni, dan mau menerima kembali. Selalu ada yang tersenyum dan menyambut seorang yang lelah dari berjalan jauh. “Seperti pulang ke, rumah”, begitu kesepakatannya hari itu. Meskipun, agaknya, tempat yang tadinya saya sebut “seperti rumah” itu sekarang terasa lebih seperti tempat singgah, dengan sejuta gantungan kenangan di dindingnya, tapi bukan lagi milik saya.

Jadi, apakah gerangan?

Agaknya hari ini saya menemukan jawaban yang agak lebih pas, paling tidak, untuk saya sekarang ini, dengan semua yang telah saya lalui.

… Ternyata sampai hari ini saya masih waras. Saya rindu pantai. Tapi pantai tidak perlu jadi rumah saya. Rumah adalah tempat di mana saya dibutuhkan…

Dan saat nanti ada yang membutuhkan saya, hanya saya di dunia ini. Itu rumah.

Bubi Chen All Stars – The Nearness of You

sweet escape

•January 19, 2012 • Leave a Comment

Saya bener-bener ga ngerti gimana cara cokelat karamel berbentuk batang (10 x 2 x 1.5) cm kubik bisa seenak ini.

Sedikit keceplosan barusan,

“Gw itu kalo lagi suntuk, pusing, ndabisa mikir, larinya cuma ke tiga. Susu beruang kaleng kecil yang white malt itu, yang cokelat emas, bukan yang putih, yang putih kurang enak. French yoghurt cup kecil, ada di Bandung. Sama ini!” Sambil ngacungin si batangan cokelat mungil yang disini harganya 1000an, beda 100 sama kalo beli di kampus.
“Kalo lagi suntuk, or TA ga jalan gabisa mikir, larinya kesini, orang boleh ke rokok biar dapet ide, gw ke cokelat, hahaha”

Purnama di Kudus dengan satu tangan memegang stang dan tangan lain sekaleng susu. Siang terik di Bandung yang diinterupsi dengan segelas french yoghurt di atas sebuah kursi plastik. Muara Badak, di atas kasur, dengan Madre dan sebatang cokelat. Persetan dengan kompetensi dan materi dasar, ntar juga ngerti, mungkin.


dan sebelum tas saya menemani saya terbang, satu kresek penuh dijejalkan ibuku ke dalamnya. Thanks Mom. :)

Bubi Chen All Stars – Autumn Leaves

Jakarta

•January 19, 2012 • 2 Comments

Jakarta,
Pertama kali mengenalmu, dengan sadar kupejamkan mata dan diri
Pengap dan jahat kautawarkan padaku
Aku adalah gila jika menyambut suguhanmu
Dan tiba-tiba tahun berganti

Maklum,
Aku hanya anak kampung yang mengira tahu tentang kota besar bernama Bandung
Padahal tiap malamku meringkuk hangat di dekat pematang sawah
dan sungai yang tiap menyambut hujan berakhir tumpah

Sekali,
Segelas wine putih menyelamatkanku dan ayunan liar bersama tawa tak terkendali
Seminggu saja bersamamu, mendengarkan,
Bergulat dengan jadwal kurang pasti kotak besar abu-abu dan layanan si burung biru
Kukira mulai terangkat secarik nota kesepahaman

Jakarta,
Mungkin saja suatu hari nanti
Keangkuhanku ini melemah dan
Diriku mau merendah dan terpekur bersimpuh
Menghadapi keangkuhanmu
Dan mungkin saja suatu hari nanti
Aku diajarimu bagaimana,
Caranya berbicara

Bubi Chen All Stars – Unforgetable

LAME

•January 16, 2012 • Leave a Comment

Okay, call me LAME, with a huge ‘L’ because I don’t know that writing in wordpress has grown this much. Yep, even louder because I didn’t realize it’s getting better. (Now I lost my idea of writing because the connection was fail, darn).

It’s simple, yet it has many feature to do what I want. Here’s what I got when I open my “new post-section” in wordpress.

Image

Cool development. Maybe I could use it for my own. Now, why would a person with English better than the one whom doesn’t have an ‘R’ in his vocabulary, stays at home while the non-R-guy travelling across countries? Because I wouldn’t.

:)

Kirk Franklin – Hde Me

biawak

•January 16, 2012 • 2 Comments

Biawak adalah sebangsa reptil yang masuk ke dalam golongan kadal besar, suku biawak-biawakan (Varanidae). Biawak dalam bahasa lain disebut sebagai bayawak (Sunda), menyawak atau nyambik (Jawa), berekai (Madura), dan monitor lizard ataugoanna (Inggris).

Biawak yang kerap ditemui di desa-desa dan perkotaan di Indonesia barat kebanyakan adalah biawak air dari jenis Varanus salvator. Panjang tubuhnya (moncong hingga ujung ekor) umumnya hanya sekitar 1 m lebih sedikit, meskipun ada pula yang dapat mencapai 2,5 m.

Biawak memangsa aneka seranggaketam atau yuyu, berbagai jenis kodokikankadalburung, serta mamalia kecil seperti tikus dancerurut. Biawak pandai memanjat pohon. Di hutan bakau, biawak kerap mencuri telur atau memangsa anak burung. Biawak juga memakan bangkai, telur kura-kurapenyu atau buaya.

(Wikipedia Indonesia – Biawak)


Dan beberapa hari yang lalu, doi dengan santai ngeliatin saya, hanya beberapa meter sebelum saya sampe ke pintu kamar saya.

nn – He’s been good

2012

•January 1, 2012 • 2 Comments

Over years, I always have plans, and fail so many.

I did say that a skyscrapper is built not in a night. It means I will fail most of my plans, because they are skyscrappers.

Then, I realize that to complete all those, is yet another plan. Another skyscrapper.

And skyscrapper isn’t built in a night.
Isn’t built by quitting.

Yeah, smile is one of them. Miles is another. :)

Maddy Jane – Price Tag

Warm Christmas

•December 26, 2011 • Leave a Comment

Natal tahun ini sama saja seperti Natal tahun-tahun sebelumnya. Setelah malam Natal yang dipenuhi doa, perenungan, serta ucapan syukur, pagi yang agak-agak dingin dihangatkan oleh semangat beribadah dan segarnya khotbah. Cipika-cipiki setelah ibadah dilanjutkan dengan tidur sebentar lagi, lalu bergabung dengan keluarga besar untuk mengucap syukur bersama.

Kehangatan dan kebersamaannya, seperti biasa.

Inginnya sih nulis seperti itu, hahaha. Tapi kenyataannya nda begitu. Liriknya menyanyikan, “I’ll be home for Christmas”, lapangannya, “I won’t be home for Christmas”.

Nda bisa berbagi semangat Natal dengan orang-orang sekitar yang notabene cuma punya semangat kerja, bolelaa pengalamannya. Kehilangan kehangatan bersama keluarga pun, bisa ditekan dengan tilpun berlama-lama penuh dengan haha-hihi yang bisa ngebangunin seantero hutan beserta isi-isinya. (Berasa ketawanya Rahwana). Tapi, nda bisa ibadah pagi kerna nda ada yang boleh bawa mobil. Hemmmmm.

Loh, bukannya ibadah itu dari hati ya Yus, bukan masalah tempat? Eh?

And that’s how I know why Christmas is so special.

diana Krall – Jingle Bells

The Elders

•December 23, 2011 • Leave a Comment

Right now I am excitedly waiting on a project to be finished. The project which is called “The Elders“, initiated by Mr. Nataniel Hansen.

What is it? It’s a short documentary program which capture the picture of elders. And why on earth I am so excited with this project, why would elders be an interesting thing? This:

By the way in which a society behaves toward its old people it uncovers the naked, and often carefully hidden, truth about its real principles and aims.
–Simone de Beauvoir, The Coming of Age

And maybe, someday, an Indonesia version of it. One which will tell us not the corrupt Indonesia, but the kind and smiley and honest Indonesia. There will be mockers, saying it’s just a poor effort of plagiarism. But who cares? Haters gonna hate. It won’t be a plagiarism, it’s a revelation. Revelation in which inspired by another country, another man. And why be ashamed because you’re inspired by somebody or something? Doesn’t it how the world actually works?

“Coach” spent his career turning boys into men on the football field. Many of his students went on to play college football, and a couple went on to the NFL. Enjoy this short clip about his time as a coach, from our 2.5 hour interview.

and Indonesia? It’s my country, it’s my privilege to build it.

One of the biggest blessing is having parents, even bigger blessing is when they look after you, but the biggest is when you look after them.

Kirk Franklin – Hello Fear

upside down

•December 23, 2011 • Leave a Comment

Percakapan malam ini, dengan seorang teman lama. Tiba-tiba ada berita tentang pernikahan yang dipaksakan (bukan yang terpaksa ya), kuliah yang tidak selesai, ibu yang sakit, motor yang dijual kembali setelah hanya beberapa bulan, dan seorang teman yang tiba-tiba jadi tetangga mamakku (sombong amat berasa rumah udah bukan disana lagi hahaha).

Dulu juga, seorang yang melarang anaknya bekerja, karena merasa mampu menghidupi sampai keturunannya yang ketujuh, juga orang yang kusangka tidak punya apa-apa namun nyatanya sekarang berlimpah materinya luar biasa.

Juga sebuah doa,

“Want to start a new life, please give me strength, God”

Upside down. Everything. But one thing remains, thank God.

Christina Perri – a thousand years

P.R.E.S.E.N.T

•December 17, 2011 • Leave a Comment

Halliburton yang sekarang tidak sama dengan Halliburton yang dulu. Tidak ada lagi trainee yang tidak bisa tidur karena siang pressure test, malam presentasi, atau malam pressure test, siang presentasi, atau siang-malam pressure test (nda mungkin siang-malam presentasi..). Nda ada lagi pelemparan lumpur, atau disuruh makan lumpur, yang tinggal adalah disuruh berenti untuk istirahat tiap 2 jam, untuk coffee break. Nda ada lagi telpon berdering saat tidur, “Segera kesini, ada tool baru datang!”, yang tinggal adalah karaoke dan HBO.

Tidak ada lagi Pele, yang ada adalah Kaka. Tidak ada Maradona dan tangan Tuhannya, yang ada hanya Messi, The Messiah. Tidak ada lagi Van Basten, Ruud Gullit, atau Johan Cruyff, yang ada hanya Wesley Sneijder, Ruud van Nistelrooy, dan Edwin Van der Sar.

Tidak ada lagi Jack Lesmana, yang ada hanya Indra Lesmana, Barry Likumahuwa, dan Balawan. Tidak ada lagi Oscar Peterson, yang ada hanya Chick Corea, Diana Krall, dan Herbie Hancock.

Yang tinggal ada SMS, BBM, Facebook, WordPress, Samsung Galaxy Tab, dan “the amazing” iPad.

Yang saya tahu adalah, disiplin selalu mebuahkan sesuatu yang berharga, tekad kuat dan kerja keras selalu mendatangkan kepuasan, dan ketika kita membayar harga sesuatu, kita mendapatkannya.

Yang saya tahu adalah, saya punya gambar, gambar seorang Engineer, sebuah gambar yang jelas, dan saya sedang menggoreskan kuas saya, sedang menggambar. Dengan HBO, dengan tidur nyenyak waktu malam, dengan wordpress dan sedikit facebook, dengan iLearn yang “down”, dengan satu komputer, dan dengan internet KOJO.

Kamu bisa diam dan mengutuki kegelapan, atau bergerak dan menyalakan sebatang lilin.

Oscar Peterson – Georgia on My Mind

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.